Minggu, 24 April 2011

Memperpanjang Penis : Penis Extender vs Vacuum Pump

Memperpanjang Penis : Penis Extender vs Vacuum Pump@INIUNIK Meski sudah banyak artikel yang menyebutkan bahwa panjang pendek penis bukanlah hal yang utama dalam kepuasan hubungan seks, namun tidak sedikit pria yang mendambakan memiliki alat vital yang lebih panjang, setidaknya di atas rata-rata. Segala cara dilakukan, termasuk menggunakan alat bantu, terapi cara alami dengan metode pemijatan, sampai dengan mendatangi pemasang iklan di koran yang menjanjikan dapat memperpanjang dan memperbesar Mr. P hingga 20 cm (yang satu ini kapan-kapan akan kita bahas lebih lanjut).

Nah, pada artikel kali ini, kita akan membahas mengenai penggunaan alat bantu yang katanya ampuh untuk memperpanjang alat tempur laki-laki. Seperti mungkin sudah diketahui, alat bantu ini ada dua jenisnya, yaitu penis extender dan penis vacuum pump.

Penis Extender

Alat ini bekerja dengan cara “meregangkan” penis Anda. Untuk memakainya Anda harus meluangkan waktu selama beberapa jam per hari secara rutin, sehingga mungkin agak susah diaplikasikan bagi mereka yang tidak tinggal sendiri. Alat yang berupa pegas dengan penjepit untuk menarik ujung penis menjauhi pangkalnya ini terbukti mampu meningkatkan ukuran penis 0,5-2,3 cm dalam 6 bulan. Di pasaran ada beraneka ragam jenisnya, mulai dari yang sederhana berbahan plastik hingga yang lebih kelihatan mewah seperti pada gambar di atas. Karena pada dasarnya khasiatnya sama saja, jika berminat, pilihlah yang sesuai budget.

Selain sudah terbukti mampu memperpanjang ukuran alat vital, penggunaan penis extender ini juga relatif lebih aman karena hanya mengakibatkan beberapa gejala yang sifatnya temporer. Seperti rasa linu, memar, gatal, dan perubahan warna pada kulit Mr. P.

Penis Vacuum Pump

Alat ini bekerja dengan cara “memaksa” aliran darah untuk menuju ke arah penis. Modelnya seperti pompa dimana, setelah dipasangkan pada alat vital Anda, ia akan menarik udara di dalam pompa yang secara tidak langsung akan memicu aliran darah ke penis. Secara kasat mata, dibandingkan penis extender, vacuum pump memang memberikan hasil yang lebih nyata karena Anda dapat langsung melihat perubahan ukuran Mr. P Anda, bahkan hingga 3-5 cm. Namun sayangnya, berdasarkan penelitian, penggunaan pompa vacuum ternyata tidak terbukti mampu memberikan efek permanen yang signifikan dalam pemakaiannya secara rutin selama 6 bulan. Bahkan ada beberapa efek samping yang cukup dominan apabila terapi ini dilakukan secara’berlebihan’, seperti halnya mati rasa dan haematoma atau perdarahan di bawah jaringan penis.

Di sisi lain, secara medis, penggunaan alat ini sangat disarankan bagi penderita disfungsi ereksi. Ini karena alat bantu pompa vacuum biasanya dilengkapi dengan cincin yang, bila dipasangkan pada pangkal penis, berfungsi untuk mempertahankan ereksi dengan cara menahan aliran darah turun kembali. Namun perlu diingat bahwa penggunaan cincin tersebut tidak boleh lebih dari 10 menit karena akan mengakibatkan berbagai komplikasi seperti disebutkan sebelumnya.

Ada yang punya pengalaman dengan menggunakan alat-alat bantu di atas? Atau ada yang punya informasi mengenai alat bantu lainnya?
Berlangganan Via Email Anda :
Related :

0 comments:

Poskan Komentar

Next Prev home
PlanetBlog - Komunitas Blog Indonesia Local Blogs Entertainment
Copyright 2012 - @INIUNIK